Berita

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy di Kabupaten Dogiyai, Papua/Ist

Politik

Kerusuhan Dogiyai, Pemerintah Prioritaskan Program Pembangunan Manusia di Bumi Cendrawasih

RABU, 26 JULI 2023 | 16:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program pembangunan manusia menjadi prioritas pemerintah untuk direalisasikan di wilayah Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.

Apalagi, wilayah ini telah mengalami konflik sosial yang terjadi belum lama ini.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, pihaknya telah meminta aparat keamanan dan pemerintah daerah, serta pemuka agama saling menguatkan dalam melakukan pengamanan, khususnya untuk keberlanjutan program prioritas bidang pembangunan manusia di Kabupaten Dogiyai.


"Konflik sosial sudah sering terjadi, dan sudah kami diskusikan dengan petugas keamanan di sana, ada Pak Dandim, Pak Kapolres. Intinya kami bertekad agar kejadian seperti ini tidak terjadi kembali," kata Menko Muhadjir dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/7).

Ia pun telah terjun langsung ke Kabupaten Dogiyai beberapa waktu lalu untuk meninjau kondisi masyarakat di lapangan. Kunjungan tersebut sebagai pendampingan sekaligus pembinaan untuk memastikan program prioritas nasional berjalan baik di daerah.

Saat meninjau ke Dogiyai, Muhadjir menemukan laporan rumah dan kios warga terbakar saat kerusuhan. Ia pun berkoordinasi dengan Pemkab Dogiyai dan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.

Termasuk juga beberapa ruas jalan yang terhambat serta akses telekomunikasi yang terputus sebagian.

"Saya berkoordinasi dengan Pemkab, dan unsur masyarakat, terutama pemuka agama untuk berkolaborasi membangun dan memulihkan kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten Dogiyai," tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya