Berita

DPD Ikal-Lemhanas Banten rapat Bersama Pemprov Banten/Ist

Nusantara

Kapolri Sigit Ditunggu Alumni Lemhanas di Banten, Kenapa?

MINGGU, 23 JULI 2023 | 20:19 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Lemhannas RI Andi Widjajanto dan Ketua Umum (Ikatan Alumni ) Ikal-Lemhannas RI, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar ditunggu para tokoh Banten pada akhir bulan Juli ini.  

Kehadiran ketiga tokoh penting ini memiliki arti strategis bagi Provinsi Banten dan sekaligus menandai kiprah pengurus baru DPD Ikal-Lemnahan Provinsi Banten yang ditandai dengan pelantikan.

Demikian ditegaskan oleh Ketua Panitia Pelantikan Pengurus DPD Ikal-Lemhannas Provinsi Banten Ayip Muflich kepada wartawan, Minggu (23/7).


Menurut rencana, pelantikan pengurus DPD Ikal Lemhannas Provinsi Banten untuk masa bakti 2023-2028 dilaksanakan pada 31 Juli  2023. Visi yang dibawa pengurus baru DPD Ikal-Lemhanas Banten adalah menjadi Dinamisator Ketahanan Wilayah.

Menurut Ayip, Banten memang menunggu ketiga tokoh penting Indonesia ini. Pelantikan pengurus baru, kata dia, tidak terlepas dari suasana pesta demokrasi yang akan berlangsung pada tahun 2024 dan itu tidak lama lagi.

Tentu dalam konteks ini, Povinsi Banten melalui Ikal-Lemhannas Provinsi Banten akan mengawali geraknya sebagai dinamisator ketahanan wilayah yang merupakan bagian dari perwujudan ketahanan nasional.

“Kami berharap bahwa, Banten akan menjadi pelopor bagi penyelenggaraan pesta demokrasi yang damai, gembira dan sekaligus mengedepankan persatuan. Namanya pesta (demokrasi) ya harus gembira, riang dan gembira. Bukan malah membuat masyarakat terpecah belah, saling bully ataupun saling membenci,” urai Ayip Muflich.

Masih dijelaskan Ayip, Kapolri Listyo Sigit Prabowo diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada para pengurus beserta para tokoh keterkaitan antara para alumni Lemhannas sebagai bagian masyarakat Provinsi Banten dalam membangun serta mewujudkan pesta demokrasi seperti yang Banten harapkan.

Tentu pencerahan ini sedikit banyak juga akan memberi pengaruh terhadap provinsi-provinsi lain di Indonesia.

Sementara Gubernur Lemhannas, masih menurut Ayip, diharapkan akan memberi pencerahan tentang ketahanan nasional yang diwujudkan melalui ketahanan wilayah.

Masing-masing provinsi secara wilayah akan memberikan kontribusi yang besar bagi ketahanan nasional. Ketahanan wilayah tidak hanya urusan politik atau ideologi saja tetapi juga ekonomi, sosial-budaya dan pertahanan keamanan. Ketahanan wilayah juga dibangun berdasarkan pada kekuatan demografi, sumber kekayaan alamnya dan serta geografinya.

“Banten itu menduduki posisi yang sangat strategis bagi Indonesia bagian barat. Pertama karena wilayah lautnya merupakan bagian penting dari ALKI I (alur laut kepulauan Indonesia) yang berujung pada Laut China Selatan. Kedua, terdapat 70 pulau yang belum dikelola dengan baik dan menjadi pertahanan di wilayah selatan, juga Taman Nasional Ujung Kulon yang seharusnya menjadi destinasi wisata bagi wisman, perikanan yang belum terkolala dengan baik,” ungkap Ayip.

Sementara, Ketum Ikal-Lemhanas, Jenderal (Purn) TNI Agum Gumelar diharapkan akan melantik para pengurus yang berasal dari profesional, TNI dan Polri aktif maupun purnawirawan. Para pengurus adalah mereka yang berdomisili di wilayah Provinsi Banten dan tidak memiliki keanggotaan ganda di provinsi lainnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya