Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, bersama Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Terkendala Status Petugas Partai, Jokowi dan Keluarga Belum Berani Terbuka Dukung Prabowo

JUMAT, 21 JULI 2023 | 08:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo dan keluarganya diyakini lebih sreg untuk memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto ketimbang Ganjar Pranowo. Namun, Jokowi belum berani menyatakan dukungan secara terbuka karena terkendala sebagai petugas partai bagi PDI Perjuangan.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, Jokowi terlihat lebih condong memberikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang berpotensi didampingi Erick Thohir pada Pilpres 2024.

"Hal tersebut terbukti dengan intens dan terlihat nyamannya Jokowi dengan Prabowo dan Erick pada saat makan bersama," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/7).


Selain itu, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, jika dirunut pertemuan demi pertemuan antara Prabowo, baik dengan Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Kaesang Pangarep, tampak terlihat terbuka.

"Ini menunjukkan Jokowi dan keluarganya secara naluri lebih sreg untuk memberikan dukungan kepada Prabowo, meskipun karena masih memiliki ikatan dengan PDIP ia belum menyatakan secara terbuka," jelas Saiful.

Saiful pun menilai, Jokowi saat ini dilanda dilema. Di satu sisi lebih memandang Prabowo-Erick adalah pasangan yang berpeluang memenangkan Pilpres 2024, namun di sisi yang lain PDIP telah mendeklarasikan Ganjar sebagai Bacapres.

"Jika situasi tersebut terus terjadi, sangat mungkin pada akhirnya terdapat perbedaan antara mulut dan hati Jokowi dalam pemberian dukungan. Bisa jadi di mulut Jokowi menyatakan dukungannya kepada Ganjar, namun di hati yang terdalamnya justru memberikan dukungan kepada Prabowo," pungkas Saiful.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya