Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat memantau Pasar Pananjung, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat/Ist

Politik

Tinjau Pasar Pananjung Pangandaran, Mendag Zulhas Jaga Harga Bapok Tetap Stabil

KAMIS, 20 JULI 2023 | 23:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah terus berupaya mengatur agar harga barang kebutuhan pokok (Bapok) tetap stabil. Jika harga Bapok terlalu mahal, Pemerintah Daerah dapat memberikan subsidi.

Hal ini ditegaskan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat memantau Pasar Pananjung, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Kamis (20/7).

“Pemerintah mengatur agar harga komoditas Bapok stabil, tidak lebih mahal atau murah," kata sosok yang akrab disapa Zulhas itu.


Adapun untuk komoditas daging ayam, pemerintah berupaya agar harganya mencapai Rp 38.000-39.000/kg atau tidak mencapai Rp 40.000/kg seperti sekarang.

"Kalau harganya mahal, nanti Bupati bisa ikut membantu memberikan subsidi transportasi yang dapat diambil dari dana anggaran tidak terduga,” sambung Mendag.

Saat melakukan peninjauan, Zulkifli Hasan juga berdialog langsung dengan para pedagang. Tujuannya agar bisa memastikan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok.

“Tinjauan pasar ini dilakukan untuk memantau dan mengawasi secara berkelanjutan terhadap ketersediaan dan stabilitas harga Bapok," sambung Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu.

Dari hasil pantauan di Pasar Pananjung, harga rata-rata eceran Bapok yang tercatat stabil dibandingkan minggu lalu. Misalnya, komoditas beras medium Rp 11.000/kg, beras premium Rp12.000/kg, gula pasir Rp 14.000/kg, minyak goreng curah Rp 13.500/kg, minyak goreng kemasan premium Rp 16.200/kg, dan daging sapi Rp 140.000/kg.

Sedangkan komoditas bapok yang harganya mengalami sedikit kenaikan dibandingkan pekan lalu yaitu daging ayam ras dari sebelumnya Rp 38.000/kg menjadi Rp 40.000/kg. Sementara komoditas Bapok yang harganya terpantau turun dibandingkan minggu lalu yaitu bawang merah dari Rp 35.000/kg menjadi Rp 30.000/kg.

Pada pantauan bapok tersebut, Mendag Zulkifli Hasan didampingi Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Tokoh Masyarakat Pangandaran Susi Pudjiastuti, dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim. Turut hadir Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya