Berita

Pengunjuk rasa menggeruduk dan membakar Kedutaan Besar Swedia di Baghdad, Irak/net

Dunia

Tanggapi Rencana Bakar Al Quran, Irak Nyatakan Dubes Swedia sebagai Persona Non Grata

KAMIS, 20 JULI 2023 | 20:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Irak menyatakan Duta Besar Swedia di Baghdad sebagai persona non grata. Keputusan ini sebagai tanggapan atas izin kepolisian Swedia terkait rencana aksi pembakaran Al Quran di depan Kedutaan Besar Irak di Stockholm.

Kantor perdana menteri Irak memerintahkan agar Dubes Swedia di Baghdad untuk segera meninggalkan negara tersebut.

"Langkah tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas izin berulang kali dari pemerintah Swedia untuk membakar Al Quran, menghina kesucian Islam, dan membakar bendera Irak," kata pernyataan kantor perdana menteri, seperti dikutip Anadolu Agency, Kamis (20/7).


Selain itu, Perdana Menteri Irak Mohammed Shia Al Sudani juga telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri agar memanggil kembali kuasa usaha di Stockholm.

Pemerintah Irak mengancam akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Swedia jika penodaan kitab suci umat Islam, Al Quran, terjadi lagi.

Peringatan ini muncul setelah para pengunjuk rasa di Irak menyerbu Kedutaan Besar Swedia di Baghdad dan membakarnya pada Kamis pagi sebagai tanggapan atas pembakaran salinan Al Quran di Swedia.

Kementerian Luar Negeri Swedia mengutuk serangan terhadap kedutaannya di Baghdad, menyebutnya sebagai "pelanggaran serius" terhadap Konvensi Wina.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya