Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Hukum

Pesan Menko Luhut: Fungsi Pencegahan KPK Itu Bagus, Jangan Drama-drama Saja yang Dilihat

SELASA, 18 JULI 2023 | 13:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jangan hanya dilihat dari jumlah penindakan yang dilakukan. Tapi juga harus memperhatikan bagaimana KPK melakukan pencegahan agar korupsi tidak semakin marak.

Begitu pesan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan saat menjadi pembicara di acara Webinar Pelabuhan yang diselenggarakan tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) di Gedung Juang pada Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (18/7).

Luhut mengatakan, KPK memiliki tiga fungsi, yakni pendidikan, pencegahan, dan penindakan.


"Saya ulangi, penindakan itu terakhir. Tapi kita semua pengen lihat penindakan saja, senang drama. Padahal yang dilakukan KPK sekarang menurut saya sangat banyak," kata Luhut.

Menurut Luhut, tidak banyak yang tahu tentang apa yang dilakukan pemerintah bersama dengan KPK, seperti digitalisasi pelabuhan, digitalisasi Sistem Informasi Mineral dan Batubara Antar Kementerian/Lembaga (Simbara), dan lainnya yang menghemat anggaran negara mencapai ratusan triliun rupiah.

"Jadi sebenarnya fungsi pencegahan ini sudah bagus. Fungsi penindakan ini ya kalau makin kecil kan karena pencegahan bagus, penindakan jadi berkurang. Jadi jangan drama-drama saja yang mesti dilihat, saya ingin pencerahan saja kepada teman-teman sekalian. Supaya kita melihat masalah itu holistik. Jadi jangan didramatisir," pungkas Luhut.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya