Berita

Jacob Zuma/Net

Dunia

Pengadilan Batalkan Pembebasan Mantan Presiden Afsel, Pengacara: Dia di Rusia untuk Pengobatan

SABTU, 15 JULI 2023 | 08:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah kasus hukum yang membelitnya, mantan presiden Afrika Selatan Jacob Zuma dikabarkan sedang berada di Rusia untuk menerima perawatan medis.

Hal itu dijelaskan juru bicara Zuma, Mzwanele Manyi, pada jumat (14/7), sehari setelah pengadilan tertinggi negara itu menguatkan putusan bahwa dia harus kembali ke penjara.

"Zuma melakukan perjalanan ke Rusia minggu lalu karena alasan kesehatan," kata Manyi, seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (15/7).


Manyi menambahkan bahwa perjalanan tersebut bersifat pribadi dan bukan rahasia, setelah informasi tersebut dipublikasikan oleh media lokal.  

“Dia akan kembali ke Afrika setelah dokternya menyelesaikan perawatan mereka,” kata Manyi.

Pada Kamis, mahkamah konstitusi menguatkan putusan bahwa Zuma harus kembali ke penjara untuk menyelesaikan masa hukuman 15 bulan karena penghinaan terhadap pengadilan, menolak banding yang diajukan pengacara agar dia keluar dari penjara.

Namun, tidak segera jelas apakah dia akan kembali ke tahanan. Otoritas penjara mengatakan mereka sedang mempelajari putusan dan akan mencari nasihat hukum.

Zuma menjabat sebagai presiden dari 2009 hingga 2018 sebelum dipaksa keluar karena skandal korupsi.  

Dia dijatuhi hukuman pada Juni 2021 setelah menolak bersaksi di depan panel yang menyelidiki kebobrokan keuangan dan kronisme di bawah masa jabatannya.  

Dua bulan sejak ditahan, Zuma kemudian dibebaskan dengan pembebasan bersyarat medis, sebuah keputusan yang dibatalkan dan sejak itu telah dikonfirmasi.

Dia menghadapi tuduhan korupsi terpisah dalam skandal pengadaan senjata sejak akhir 1990-an, ketika dia menjabat wakil presiden.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya