Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Virus Flu Burung Makin Mudah Menginfeksi Manusia, WHO Waspada

KAMIS, 13 JULI 2023 | 17:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tiga badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bersama-sama memberikan peringatan tentang lonjakan wabah flu burung H5N1 dan ancaman penularannya terhadap manusia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bersama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) serta Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH) menyuarakan kekhawatirannya tentang adaptasi virus flu burung yang mampu dengan mudah menginfeksi manusia.

Ketiga badan PBB tersebut mendorong negara anggota untuk berbagi data genetik virus dari manusia dan hewan dalam basis data yang dapat diakses publik.


Direktur Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi dan Pandemi di WHO, Sylvie Briand mendesak agar seluruh negara anggota memperkuat pengawasan terhadap wabah tersebut.

"Kami mendorong semua negara untuk meningkatkan kemampuan mereka untuk memantau virus ini dan untuk mendeteksi setiap kasus pada manusia," tegasnya, seperti dimuat Asia One pada Kamis (13/7).

Awal tahun ini, strain baru flu burung H5N1 yang sangat menular di antara burung liar secara eksplosif menyebar ke wilayah geografis baru, menginfeksi dan membunuh berbagai spesies mamalia, serta menimbulkan kekhawatiran akan pandemi di antara manusia.

Namun, hanya sekitar enam kasus pada manusia yang tercatat karena memiliki kontak dekat dengan unggas yang terinfeksi telah dilaporkan ke WHO, dan sebagian besar ringan.

Sekitar 10 negara telah melaporkan kasus wabah flu burung pada mamalia darat dan laut sejak tahun 2022, termasuk cerpelai yang dibudidayakan di Spanyol, anjing laut di Amerika Serikat, serta singa laut di Peru dan Chili.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya