Berita

Pihak berwenang Kenya saat sedang menyelidiki korban tewas di Hutan Shakahola/AA

Dunia

Korban Tewas Sekte Sesat Kenya Terus Bertambah, Capai 350 Orang

RABU, 12 JULI 2023 | 09:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah korban tewas dari sekte kelaparan di Kenya terus meningkat menjadi 360 orang pada Selasa (11/7), seiring dengan ditemukannya 10 mayat baru di Hutan Shakahola oleh pihak berwenang baru-baru ini.

Dalam konferensi pers, Komisaris Polisi Daerah Pantai Kenya, Rhoda Onyancha, yang mengumumkan angka terbaru itu dengan suara terguncang, menyampaikan kesedihannya atas meningkatnya korban tewas.

Rhoda menekankan bahwa pihak berwenang berkomitmen penuh untuk terus melanjutkan proses penggalian sampai semua korban ditemukan, sehingga dapat memberikan sedikit kelegaan atas penemuan jenazah tersebut bagi keluarga yang berduka.


Ia mengatakan, polisi sejauh ini telah mengumpulkan 253 sampel DNA dari anggota keluarga yang kehilangan, untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut.

Menteri Dalam Negeri Kenya Kithure Kindiki berbicara kepada Komite Ad hoc Senat yang menyelidiki tragedi Hutan Shakahola dengan peringatan kerasnya. Ia akan menuntut pertanggungjawaban mereka yang membiarkan insiden ini terjadi.

Mengutip Anadolu Agency, Rabu (12/7), Kindiki secara tegas menyinggung beberapa petugas Kepolisian Nasional dan pejabat peradilan tertentu sebagai pihak yang mungkin akan menghadapi konsekuensi hukum atas dugaan kegagalan mereka dalam mencegah tragedi yang melibatkan kultus Shakahola.

"Mungkin kematian di Shakahola bisa dicegah atau setidaknya dikurangi jika laporan tersebut sebelumnya ditindaklanjuti secara serius," tegas Kindiki, yang menyoroti kegagalan mereka dalam menindaklanjuti laporan tentang kegiatan pemimpin sekte, Pendeta Paul Mackenzie Nthenge.

Sejak pertengahan April, ratusan mayat telah ditemukan di Hutan Shakahola di Kabupaten Kilifi selama penyelidikan terhadap sekte yang dipimpin oleh Mackenzie. Pendeta tersebut diduga memerintahkan pengikutnya untuk mati kelaparan agar mereka bisa "pergi ke surga" sebelum dunia berakhir.

Namun, selama proses investigasi, penyelidikan ini juga mengungkapkan indikasi adanya perdagangan organ manusia. Beberapa korban ditemukan kehilangan organ tubuh mereka, yang mencurigakan bahwa ada jaringan perdagangan organ yang terkait dengan aktivitas sekte Shakahola, yang sejauh ini masih terus didalami.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya