Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melkiades Laka Lena/RMOL

Politik

Pimpinan Komisi IX: Dokter dari Luar Negeri Ditempatkan di Daerah Terluar

RABU, 12 JULI 2023 | 01:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekalipun UU kesehatan yang baru disahkan mengizinkan, dokter dari luar negeri tetap harus menyesuaikan kebutuhan dan kondisi berpraktik di Indonesia.

Begitu dikatakan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melkiades Laka Lena, menyikapi polemik pengesahan UU Kesehatan, terutama soal izin masuk dokter asing.

Dikatakannya, dokter dari luar negeri wajib menyesuaikan diri. Harus mengerti bahasa Indonesia dan mau melalui proses penyesuaian yang ditetapkan pemerintah.


“Mereka ditempatkan di tempat yang memang dokter kita nggak ada, misalnya daerah-daerah terluar atau di tempat-tempat yang dokter kita belum ada atau kurang di tempat itu,” kata Melki, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/7).

Isu liberalisasi dengan masuknya dokter dari luar negeri dalam UU Kesehatan dipastikan tidak akan terjadi. Pasalnya, seluruh tenaga kesehatan dari luar bertujuan untuk kemandirian bidang kesehatan.

Legislator Partai Golkar itu juga memastikan dokter luar negeri yang praktik di Indonesia akan diseleksi ketat dan wajib memberikan pelatihan atau ilmu kesehatan bagi tenaga kesehatan Indonesia.

“Dia juga akan dibatasi dengan waktu tertentu. Jadi tidak dibikin bebas. Tentu tetap mengutamakan dokter tanah air. Dokter luar negeri harus transfer ilmu pengetahuan dan sebagainya,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya