Berita

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan di Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat/Ist

Politik

Sambangi Pesantren Modern Dea Malela, Mendag: Jadilah Santri yang Luar Biasa

SABTU, 08 JULI 2023 | 11:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Santri di Tanah Air diharapkan tidak hanya sebatas menimba ilmu, namun juga perlu bersungguh-sungguh mengasah kemampuan agar bisa berbuat banyak bagi bangsa dan negara.

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan pun meminta kepada para santri untuk menimba ilmu dengan sungguh-sungguh. Sebab tidak semua anak bisa mendapatkan layanan pendidikan terbaik.

Hal tersebut disampaikan Mendag saat hadir dalam pembukaan tahun pendidikan 2023/2024 dan pelantikan santri baru di Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat kemarin (7/7).


"Beruntunglah para santri yang bisa mendapatkan pendidikan di Pondok Modern Internasional Dea Malela. Syukurilah. Syukur artinya sungguh-sungguh," kata Zulkifli Hasan yang kembali disampaikan dalam keterangan tertulisnya kepada media, Sabtu (8/7).

Arti sungguh-sungguh, kata Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan, bukan hanya sekadar ikut-ikutan bersekolah, melainkan benar-benar memahami dan mengaplikasikan pendidikan di pondok pesantren di kehidupan sehari-hari kelak.

"Sungguh-sungguh bukan cuma ikutan kawan-kawan. Kita punya cita-cita dan target. Hidup cuma sekali. Jangan jadi biasa-biasa, jadilah luar biasa," tegasnya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga berpesan, tidak ada prestasi yang bisa didapat dengan kemalasan. Maka, para santri harus memanfaatkan betul-betul kesempatan menimba ilmu di sekolah maupun di pesantren.

"Pintar dan ilmu itu tidak cukup, tapi diperlukan kerja sama dan kesungguhan," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya