Berita

Presiden Joko Widodo saat menghadiri pembukaan Papua Street Carnival/Ist

Politik

Buka Papua Street Carnival, Jokowi Yakin Industri Kreatif di Timur Indonesia Lebih Berkembang

JUMAT, 07 JULI 2023 | 13:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Papua Youth Creative Hub (PYCH) di bawah binaan Badan Intelijen Negara (BIN), telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik sejak diresmikan pada 2023.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka Papua Street Carnival yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan PYCH di Jayapura, Papua, Jumat pagi (7/7).

Pembukaan Papua Street Carnival yang mengusung tema "The East Great Spirit", juga dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno, Kepala BIN Budi Gunawan, serta Plh Gubernur Papua, M. Ridwan Rumasukun.


Dalam sambutannya, Presiden Jokowi optimistis anak muda Papua akan mencapai lompatan besar dalam pengembangan industri kreatif di daerah ini.

"Saya meyakini anak muda Papua akan melakukan sebuah lompat besar," ujar Jokowi.

Jokowi menyoroti kemajuan PYCH dalam bidang industri kreatif di wilayah Indonesia bagian Timur. Dia berharap pariwisata dan ekonomi kreatif semakin berkembang, dan mengangkat citra Papua sebagai destinasi pariwisata unggulan.

"Ini dilakukan bukan di Indonesia bagian barat, tetapi dilakukan di Indonesia bagian timur, di tanah Papua. Sebuah lompatan. Dan nanti kita lihat industri kreatif Papua seperti apa akan kita lihat pagi hari ini," tuturnya.

Sementara Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno memberikan apresiasi yang tinggi terhadap karya-karya anak muda PYCH. Menurutnya, Papua Street Carnival merupakan pagelaran ekonomi kreatif pertama di tanah Papua.

"Papua Street Carnival adalah wadah bagi pelaku ekonomi kreatif, cerminan anak muda untuk memajukan Papua. Dan kreasi-kreasinya luar biasa, masif, meriah, dan insyaallah mendunia," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya