Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lima Perempuan dan Dua Anak Tewas dalam Serangan Mengerikan di Kivu Utara Kongo

JUMAT, 07 JULI 2023 | 00:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan kelompok bersenjata kembali dilancarkan terhadap warga sipil di sebuah desa di Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo (DRC).

Mengutip African News pada Kamis (6/7), tercatat delapan warga tewas dalam sebuah serangan di Desa Bungushu pada Rabu (5/6).

Seorang anggota Palang Merah setempat yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa korban tewas terdiri dari lima perempuan dan dua anak serta satu laki-laki.


"Setidaknya empat dari mereka dibunuh dengan kapak. Sementara empat lainnya ditemukan di toilet (lubang jamban)," ujarnya.

Pelaku serangan masih belum dapat dipastikan. Tetapi seorang saksi anonim menyebut Pemberontak M23 (Gerakan 23 Maret, kelompok bersenjata Tutsi) diduga kuat terlibat, karena belakangan kerap melancarkan aksinya di provinsi tersebut.

Pemberontakan M23 kembali mengangkat senjata pada akhir tahun 2021 dan merebut sebagian besar wilayah di Kivu Utara yang berbatasan dengan Rwanda dan Uganda.  

Sejak awal, Kongo menuduh Rwanda mempersenjatai pemberontakan M23. Sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh Kigali.  

Menurut laporan PBB, M23 telah membunuh lebih dari 170 warga sipil sejak akhir tahun lalu di desa Kishishe, sekitar lima belas km sebelah utara Bungushu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya