Berita

Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU)/Net

Politik

Silon Diproyeksi Menimbulkan Polemik Seperti Sipol

KAMIS, 06 JULI 2023 | 11:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemberlakuan sistem informasi pencalonan (Silon) dalam pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg), diproyeksi kembali menimbulkan polemik seperti penggunaan teknologi informasi dalam tahapan sebelumnya.

Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (Sekjen KIPP) Kaka Suminta menilai, Silon tak lagi sebagai alat bantu parpol mendaftarkan bacaleg.

"Akhirnya kita curiga, ada apa dengan KPU terhadap kebijakan sistem ini," ujar Kaka kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/7).


Dia menjelaskan, sistem informasi yang dibuat dan diberlakukan KPU selama tahapan Pemilu 2024 tidak membuka ruang partisipasi publik.

"Kemudian tidak ada ruang untuk pengawasan terkait sistem itu," sambungnya menegaskan.

Lebih dari itu, Kaka juga mendapati protes dari Parpol peserta Pemilu 2024 terhadap pemberlakuan silon, karena dianggap berpotensi mencabut hak rakyat dipilih.

Ditambah, baru-baru ini Bawaslu memeriksa perkara dugaan pelanggaran Pemilu KPU Kalimantan Timur, yang terbukti melanggar administrasi karena membolehkan Partai Garuda menambah data bacaleg ke silon melampaui batas waktu yang ditentukan.

"Nah itu yang kita sayangkan dari kebijakan KPU, tidak hanya silon, tapi sipol, sidalih, dan khawatirnya itu akan berlanjut di sirekap," tuturnya.

"Makanya apa yang diinginkan KPU dengan kebijakan ini?" demikian Kaka menambahkan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya