Berita

Organisasi Intelijen Nasional Turkiye (MIT)/Net

Global

Turkiye Bongkar Jaringan Mossad, Tangkap Tujuh Orang Diduga Agen Mata-mata

SENIN, 03 JULI 2023 | 21:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan intelijen Turkiye telah menangkap tujuh orang yang diduga terkait dengan jaringan mata-mata Israel, Mossad.

Organisasi Intelijen Nasional Turkiye (MIT) mengklaim telah mempreteli jaringan Mossad. Operasi tersebut dilakukan bersama dengan unit kontraterorisme dari Departemen Kepolisian Istanbul.

Berdasarkan penyelidikan, seperti dikutip Daily Sabah, MIT menemukan sel hantu yang berisi 56 agen yang diduga melakukan mata-mata atas nama Mossad.


Dari jumlah total pelaku, tujuh yang diduga mengaku bekerja untuk Mossad telah ditahan. Orang-orang ini diduga bagian dari jaringan yang lebih besar yang diawasi oleh sembilan operator Mossad yang berbasis di Tel Aviv dan mampu beroperasi secara internasional.

Agen yang terlibat, yang berasal dari berbagai negara Timur Tengah, diduga menggunakan berbagai taktik spionase, termasuk pengawasan, meretas jaringan WiFi, dan melacak pergerakan kendaraan melalui GPS. Agen tersebut diduga menggunakan beberapa situs berbahasa Arab palsu untuk mendapatkan alamat IP.

Mengutip dokumen MIT, beberapa agen di Istanbul dikirim oleh Mossad ke Lebanon dan Suriah untuk mengumpulkan intelijen dan mengidentifikasi lokasi dan tempat serangan drone yang digunakan oleh Hizbullah, partai politik Islam Syiah, dan kelompok militan.

Pada Desember, pengadilan Turkiye menangkap tujuh dari 44 orang yang ditahan karena dicurigai memata-matai warga Palestina di Turkiye untuk Mossad. Kelompok ini mengumpulkan informasi tentang mahasiswa Turkiye dan asing serta warga Palestina yang tinggal di negara tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya