Berita

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat/Net

Politik

MPR Ajak Semua Pihak Kolaborasi Atasi Kesenjangan Pendidikan di Indonesia

SENIN, 03 JULI 2023 | 04:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Upaya pemerintah dalam membangun sektor pendidikan menghadapi banyak tantangan, salah satunya adalah kesenjangan kualitas antar sekolah maupun kualitas guru.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan pemahaman masyarakat dan keseriusan pemerintah terkait sejumlah langkah terobosan di sektor pendidikan harus ditingkatkan. Tujuannya, agar kesenjangan yang terjadi dalam proses pendidikan di Indonesia dapat segera diatasi.

Berdasarkan catatan situs worldtop20.org, posisi pendidikan Indonesia berada pada peringkat 67 dari 203 negara di dunia.


Menurut Lestari, berbagai upaya yang masif dan segera harus dilakukan. Sebab, kondisi mutu pendidikan di Indonesia masih dalam kondisi tertinggal.

"Langkah terobosan harus segera dilakukan untuk atasi kesenjangan,"demikian kata Lestari Moerdijat seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (2/7).

Perempuan yang disapa Rerie ini berpandangan, peluang merealisasikan pemerataan mutu pendidikan nasional melalui pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar sangat terbuka.

Melalui pemanfaatan teknologi, kata Rerie, guru-guru yang berkualitas bisa mengajar di sejumlah sekolah.

Namun demikian, upaya pemanfaatan teknologi itu juga dibutuhkan kesiapan infrastruktur, keterampilan dan pemahaman yang baik dari para tenaga pengajar, pemangku kepentingan dan masyarakat.

Selain pemanfaatan teknologi, peningkatan mutu pendidikan juga harus dimulai dari sejumlah masalah dasar pendidikan seperti prasarana dan sarana, minimnya bahan pembelajaran dan pemerataan serta peningkatan kualitas tenaga pendidik.

"Juga harus konsisten dilakukan, sehingga bisa mengakselerasi pemerataan pendidikan berkualitas di tanah air," jelas Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu.

Rerie juga berpandangan, perlu keseriusan dan kolaborasi yang kuat antara instansi dan lembaga terkait dalam menangani banyaknya pekerjaan rumah yang harus dilakukan dalam mengatasi kesenjangan di sektor pendidikan.

Rerie sangat berharap, semua upaya tersebut dilakukan secara terukur, sehingga masyarakat bisa segera menikmati pendidikan yang berkualitas secara merata di seluruh Indonesia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya