Berita

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata/RMOL

Hukum

Soal Pungli di Rutan, KPK Sudah Nonjob-kan Puluhan Pegawai

SELASA, 27 JUNI 2023 | 01:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Puluhan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga terkait dugaan pungutan liar (Pungli) di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK telah di-nonjob-kan.

Tindakan KPK itu bertujuan agar para pihak dapat fokus pada proses penegakan kode etik, disiplin pegawai, maupun hukum yang sedang berjalan. Baik di Dewan Pengawas (Dewas), Inspektorat, maupun Direktorat Penyelidikan.

"Sudah kita nonjob-kan, semua. Puluhan kok, puluhan," ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (26/6).


Alex mengatakan, KPK berkomitmen untuk menindak tegas para oknum pegawai yang terlibat tindak pidana korupsi secara profesional dan transparan.

"Kita ingin bersih-bersih, tidak tertutup kemungkinan tidak hanya terjadi di Rutan, siapa tahu nanti di unit kerja yang lain atau pegawai lain ada yang kena, ya kita akan sikat saja," pungkas Alex.

Pada Senin (19/6), Dewan Pengawas KPK mengungkapkan temuan adanya dugaan pungli di Rutan KPK. Temuan awal dugaan pungli tersebut nilainya mencapai Rp4 miliar.

Atas temuan itu, KPK melakukan proses penyelidikan untuk mengungkap dan memproses hukum para pelakunya.

Bahkan, KPK juga membentuk Tim Khusus dalam rangka pemeriksaan atas dugaan pelanggaran disiplin pegawai di Rutan Cabang KPK dengan melibatkan pegawai dari lintas unit.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya