Berita

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Diyakini Bisa Tarik Dukungan jika Ganjar Nggak Laku

SENIN, 26 JUNI 2023 | 08:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri berpeluang besar mengoreksi dan menarik dukungan untuk Ganjar Pranowo, jika partai politik (parpol) koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak kunjung memberikan dukungan kepada bakal calon presiden (bacapres) PDIP tersebut.

"Sangat mungkin sekali bagi PDIP pada akhirnya mengoreksi pencapresan Ganjar jika parpol menampik untuk memberikan dukungan," ujar Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/6).

Kurangnya ekspektasi dari parpol koalisi pemerintah akan berpengaruh terhadap peta dukungan. Pada akhirnya, bisa jadi PDIP akan mengubah dukungan capres ke yang lebih potensial.


"Jika dalam waktu yang cukup, ekspektasi PDIP dan parpol koalisi tidak puas dengan hasil survei dan peluang tingkat keterpilihan Ganjar, maka bisa jadi pada akhirnya Ganjar akan dievaluasi oleh PDIP," kata Saiful.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, PDIP dipastikan masih ingin menjaga nama besarnya dan kembali ingin memenangkan kontestasi pemilu.

Artinya, PDIP tidak akan memaksakan dukungan untuk Ganjar jika harus menderita kekalahan di kemudian hari.

“Maka menurut saya tidak segan-segan bagi PDIP untuk menarik dukungan dan mengubah kandidat yang akan diusung pada 2024 yang akan datang," pungkas Saiful.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya