Berita

Menteri Ekonomi Argentina, Sergio Massa/Net

Dunia

Politik Argentina Memanas, Menteri Ekonomi Tiba-tiba Maju jadi Bakal Capres

MINGGU, 25 JUNI 2023 | 10:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dinamika politik Argentina semakin memanas jelang pemilihan presiden yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Di detik-detik terakhir batas waktu pendaftaran bakal calon presiden yang ditutup pada Sabtu malan (24/6), Menteri Ekonomi Argentina, Sergio Massa secara tiba-tiba mengumumkan keikutsertaanya dalam pemilihan.

Direktur program ilmu politik di Universitas Argentina UCEMA, Alejandro Corbacho menyebut pencalonan Massa yang mendadak itu benar-benar mengubah panggung politik.


"Dia mendapat dukungan dari sektor bisnis penting di pemerintahan dan dia akan menjadi kandidat yang kompetitif," ungkapnya, seperti dimuat US News.

Pencalonan Massa sebagai Presiden dan Dubes Argentina untuk Brasil, Agustin Rossi sebagai wakilnya diumumkan langsung oleh partai yang berkuasa di Argentina saat ini pada Jumat malam (23/6).

Massa akan bersaing dengan kandidat kuat dari blok oposisi konservetif utama. Mereka adalah Walikota Buenos Aires Horacio Larreta dan mantan Menteri Keamanan garis keras Patricia Bullrich.

Terdapat pula kandidat lain, seorang ekonom libertarian Javier Milei, kandidat tunggal dilaporkan menjadi yang paling populer dalam jajak pendapat karena banyak pemilih yang jenuh dengan status quo dalam perpolitikan Argentina.

Konsultan politik Argentina Carlos Fara, menilai popularitas Milei akan mempersulit dua koalisi lain.

"Kandidat Larreta, Bullrich, dan Massa hampir sama dalam jajak pendapat. Tidak ada dari mereka berhasil mendapat suara di atas 50 persen," ungkapnya.

Fara memperkirakan pemilu Oktober mendatang akan berakhir dengan putaran kedua karena persaingan suara yang ketat tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya