Berita

Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi/RMOL

Politik

Putusan Dewas KPK Soal Laporan Pembocoran Dokumen Sudah On The Track

JUMAT, 23 JUNI 2023 | 14:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diyakini sudah on the track dan tepat, karena memutuskan tidak cukup bukti untuk melanjutkan sidang etik atas laporan dugaan pembocoran dokumen yang dituduhkan kepada Ketua KPK, Firli Bahuri.

"Apa yang dilakukan oleh Dewas KPK sudah on the track. Tidak mungkin para negarawan yang menduduki Dewas akan bertindak di luar kewenangannya, apalagi bertindak tidak sesuai dengan hukum dan keadilan," ujar Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (23/6).

Saiful mengatakan, apa yang telah diputus Dewas KPK terkait tidak terbuktinya Firli dalam dugaan pembocoran dokumen di KPK sudah tepat dan benar.


"Pemeriksaan Dewas kan sudah menyatakan tidak terbukti adanya keterlibatan Firli, maka untuk itu apa yang telah diputus oleh Dewas harus dihormati, jangan ada spekulasi lagi, kita harus menghargai yang menjadi keputusan etik Dewas KPK," kata Saiful.

Sehingga menurut akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, jika Dewas justru menemukan adanya keterlibatan pihak-pihak lainnya yang merupakan orang yang sudah tidak bertugas di KPK atau pihak swasta, maka tentu hal tersebut sudah di luar batas dan kewenangan KPK.

"Tidak ada soal jika misalnya melibatkan Kapolda maupun swasta, semuanya bersamaan di hadapan hukum, harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya," pungkas Saiful.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya