Berita

Jangkrik Mormon memenuhi jakan raya di Elko County di Nevada, Amerika Serikat/Net

Dunia

Ribuan Jangkrik Merah Serang Wilayah Elko County di Nevada

RABU, 21 JUNI 2023 | 15:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penduduk di wilayah Elko County di Nevada, Amerika Serikat dihebohkan oleh serangan ribuan Jangkrik Mormon berukuran besar.

Serangan terjadi setelah puluhan ribu telur jangkrik yang terkubur beberapa sentimeter di dalam tanah mulai menetas pada akhir Mei dan awal Juni.

"Selama berminggu-minggu, serangga merah itu telah menyerang bagian utara Nevada dan menyebabkan kekacauan," kata ahli entomologi negara bagian itu, Jeff Knight, seperti dikutip dari Associated Press, Rabu (21/6).


Jangkrik Mormon bukanlah jangkrik biasa. Knight menyebutnya sebagai tonggeret yang memiliki perisai. "Mereka tidak bisa terbang tetapi bepergian secara berkelompok," ujarnya.

Serangga merah besar itu meninggalkan bau yang sangat menyengat, mirip dengan daging yang terbakar, sehingga memaksa penduduk untuk menutup hidung saat mengemudi.

Banyak dari hewan-hewan itu bahkan menempel pada ban serta bagian bawah sepatu, dan bangkai mereka ada di mana-mana.

Penduduk dan pekerja sibuk membersihkan dengan sapu, penyedot debu, atau bajak salju untuk membasmi jangkrik-jangkrik itu.

Pejabat negara bagian juga telah memasang tanda di seluruh Elko County, memperingatkan pengemudi agar berhati-hati dengan jalan raya yang licin, tempat nongkrong populer bagi serangga yang tidak akan berpikir dua kali untuk memakan teman mereka yang sudah mati.

Satu rumah sakit di wilayah tersebut bahkan mempekerjakan empat karyawan paruh waktu sementara yang tugas utamanya adalah membersihkan area dari jangkrik agar pasien dapat memasuki gedung. Kelompok itu menamakan dirinya Cricket Patrol.

Seorang penduduk lokal bernama Dana Dolan mengisahkan pengalamannya menemukan kawanan jangkrik merah ketika sedang mengemudi melalui kampung halamannya saat melihat tanah di sekitar bentangan Interstate 80 Elko tampak seperti berlumuran darah.

Saat warna merah bergeser dan bergerak, dia baru menyadari bahwa itu adalah jangkrik.

"Ini hampir seperti wabah. Saat mereka bergerak, terdengar seperti hujan," ujarnya.

Wabah jangkrik Mormon, yang berasal dari Great Basin dan intermountain West, telah dicatat sepanjang sejarah di seluruh Barat – dari Nevada dan Montana hingga Idaho, Utah, dan Oregon.

Menurut legenda, serangga itu mendapatkan namanya ketika mereka merusak tanaman yang ditanam oleh pemukim Mormon yang pindah ke lembah Salt Lake di Utah.

Penduduk di wilayah Elko County harus bersabar lebih lama, sebab jangkrik Mormon tidak akan pindah setidaknya sampai pertengahan Agustus.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya