Berita

Pengungsi Sudan yang melintasi perbatasan Arqin utara menuju Mesir/Net

Dunia

Pengungsi Sudan Melonjak, UE Gelontor Bantuan Rp 327 M untuk Mesir

SENIN, 19 JUNI 2023 | 21:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam rangka membantu Mesir mengatasi lonjakan pengungsi Sudan yang melarikan diri ke negaranya, Uni Eropa akan memberi bantuan sebesar 20 juta euro (Rp 327 miliar) untuk negara itu.

Pendanaan baru tersebut diumumkan oleh Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri, Josep Borrell, yang akhir pekan lalu mengunjungi Kairo.

Dalam pernyataannya di Twitter, Borrell menuturkan bahwa Mesir sejauh ini telah memainkan peran penting dalam menyelamatkan para pengungsi Sudan yang melarikan diri ke negaranya dengan kemurahan hati yang dimiliki Mesir.


"Oleh karena itu, UE akan memberikan tambahan 20 juta euro sebagai tanggapan segera untuk mendukung Mesir dalam menghadapi krisis pengungsi baru ini," tulis Borrell.

Mengutip New Arab, Senin (19/6), pada akhir Mei lalu, Kementerian Luar Negeri Mesir mencatat bahwa jumlah migran dan pengungsi di negara itu telah meningkat menjadi sembilan juta orang, termasuk puluhan ribu warga Sudan yang baru tiba.

Peperangan yang pecah di Sudan sejak 15 April lalu antara militer dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) telah membawa penduduk negara itu melarikan diri ke Mesir.

Sementara Mesir saat ini menghadapi krisis keuangan dan ekonomi yang semakin parah, yang membuat UE kini turut meluncurkan bantuannya kepada negara itu, agar mereka dapat bertahan mengatasi pengungsi Sudan yang melonjak di negaranya.

Saat ini, untuk menghindari kasus kejahatan, Mesir sendiri tengah memberlakukan persyaratan visa baru kepada para pengungsi Sudan yang melintas ke perbatasannya.

Hal itu, untuk menghentikan aktivitas ilegal oleh individu dan kelompok di sisi perbatasan, yang memalsukan visa masuk untuk keuntungan pribadi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya