Berita

Video viral Benny Karnadi saat mengkritik kinerja Ganjar Pranowo/Net

Politik

Kritik Fraksi PKB Atas Kinerja Ganjar Pranowo Viral Lagi

SELASA, 13 JUNI 2023 | 07:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah video tentang suasana Sidang Paripurna di DPRD Jawa Tengah kembali viral di media sosial Twitter. Dalam sidang yang digelar pada akhir Oktober 2022, seorang anggota DPRD mempertanyakan kinerja Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dia adalah Benny Karnadi dari Fraksi PKB. Karnadi mempertanyakan kinerja Ganjar Pranowo yang tidak hadir pada Sidang Paripurna. Padahal, kata dia, rapat-rapat di DPRD penting sebagai alat komunikasi antaran dewan dan gubernur. Sementara Ganjar dianggap terlalu sering diwakilkan oleh wagub dan sekda.

Hasilnya, kata Karnadi, pembahasan menjadi tidak efektif dan tidak cepat membuat keputusan. Sebab keputusan rapat harus disampaikan dulu ke Gubernur.


“Beliau sering kali tidak mengikuti rapat paripurna dan mendelegasikan wewenang kepada wakil gubernur ataupun sekretaris daerah,” ujarnya sebagaimana video yang diunggah akun @Yurissa_Samosir, Selasa (13/6).

Video ini turut menyematkan tulisan “OH INI YANG BIKIN BANGGA PAK GANJAR. RAKYAT JATENG HARUS DENGAR !!!”.

Karnadi lantas menyinggung beragam pernyataan Ganjar Pranowo yang kala itu belum resmi diusung sebagai calon presiden PDIP. Saat ditanya soal pencapresan, Ganjar mengklaim bahwa dirinya sedang fokus mengurus Jawa Tengah.

Padahal di saat bersamaan Ganjar lamban dalam menandatangani Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Tapi faktanya, bahkan hajat hidup pemerintah Jawa Tengah, maupun rakyat Jawa Tengah melalui RKPD 2023 sampai saat ini (selang sebulan) belum ditandatangani,” ujar Karnadi.

Atas alasan itu, Karnadi meminta pimpinan DPRD Jawa Tengah untuk menegur Ganjar Pranowo.

Kini, Ganjar Pranowo sudah resmi menjadi calon presiden yang akan diusung PDIP. Dia juga diketahui sedang sibuk melakukan kunjungan ke berbagai daerah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya