Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno/Net

Politik

Masuk PPP, Sandi Hanya Menyincar Kursi Cawapres

SENIN, 12 JUNI 2023 | 08:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Langkah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinilai hanya untuk  mengincar posisi strategis jelang Pemilu 2024. Apalagi, PPP sudah menyatakan dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

"Dengan bergabung Sandi ke PPP, tentu akan melihat keuntungannya, yakni menjadi cawapres Ganjar," ujar Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/6).

Bila hal ini terjadi, Arifki menilai Sandi sama saja merusak proses politik di internal PPP. Sebab, PPP juga sudah barang tentu telah menyiapkan kader-kader internal untuk menjadi pemimpin.


Di sisi lain, bila nantinya Sandi benar-benar menjadi pendamping Ganjar, maka posisi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, yang belakangan santer dibicarakan akan merapat bersama PDI Perjuangan dengan jadi cawapres Ganjar akan sulit terjadi.

"Karena PPP yang sudah menjadi anggota koalisi dari PDIP peluang-peluang ini dengan Sandiaga merapat ke PPP tentu peluang AHY akan makin kecil jadi cawapres Ganjar jika Demokrat gabung dengan PDIP," kata Arifki.

Kabar Sandiaga Uno bergabung PPP telah dibocorkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketum PPP Muhamad Mardiono usai menghadiri deklarasi Pemilu Ramah HAM di Kantor Komnas HAM, Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (11/6).

Katanya, lusa politisi Gerindra itu akan resmi gabung ke PPP.

"Nanti hari Rabu (14 Juni) secara resmi ini akan kita lakukan penandatanganan ya, atas komitmen Pak Sandi berjuang bersama PPP. Itu insyaAllah nanti," kata Mardiono.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya