Berita

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim/RMOLJateng

Nusantara

DPRD Kota Semarang Minta Pemkot Sanksi Berat ASN yang Langgar Netralitas Pemilu

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 04:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sanksi dan hukuman berat harus diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melanggar netralitas dalam Pemilu 2024 mendatang. Pemberian sanksi ringan administratif hanya membuat ASN tidak takut melanggar aturan tersebut.

“Di tahun politik ini ASN harus benar-benar netral. Netralitas mereka selama ini belum maksimal karena sanksinya, hanya sanksi administrasi yang masih ringan. Saya belum melihat ada sanksi berat sampai pemecatan bagi ASN yang melanggar netralitas,” Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim Mualim.

Ia berharap pada 2024 mendatang para ASN bisa ikut menciptakan suasana Pemilu yang jujur, adil, dan netral.


“Mereka harus bisa memberikan contoh pembelajaran terbaik, dengan benar-benar netral. Karena itu harus ada sanksi berat,” tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (10/6).

Ia menambahkan, pejabat atau pimpinan harus bisa memberi contoh bagi bawahannya. Harapannya, dari atasan hingga bawahan bisa menunjukkan netralitasnya.

“Dipotong TPP (tambahan penghasilan pegawai) bagus. Tapi perlu dicegah, agar tidak melakukan lagi,” tuturnya.

“Sosialisasi harus digencarkan terus,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya