Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah/Ist

Politik

PDIP Sudah Bahas Visi dan Misi Capres Jauh Sebelum Umumkan Ganjar Pranowo

RABU, 07 JUNI 2023 | 21:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Visi dan misi serta program dari bakal calon presiden PDI Perjuangan telah dipersiapkan sejak 2 tahun lalu di dalam forum partai. Tepatnya, telah dibahas jauh hari sebelum bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo diumumkan pada 21 April 2023.

Demikian disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah dalam konferensi pers di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDIP di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (7/6).

"Jauh-jauh hari PDIP telah mempersiapkan visi-misi dan program bacapres yang akan diusungnya. Jauh sebelum Pak Ganjar Pranowo ditetapkan sebagai capres oleh Ibu Ketum Megawati pada 21 April lalu," kata Basarah.


Basarah menyatakan visi-misi dan program capres-cawapres menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga turut ditetapkan menjadi rencana pembanguan menengah selama 5 tahun ke depan.

"Karena ini kami memandang bahwa karena visi-misi dan program ini akan menjadi bagian penting dari roadmap pembangunan bangsa Indonesia 5 tahun ke depan," ujarnya.

Selain itu, Wakil Ketua MPR RI ini menyebutkan bahwa bidang yang secara khusus menganggap penyusunan draf penyusunan visi-misi dan program ini ada Balitbangpus DPP PDIP dan Megawati Institute. Termasuk melibatkan para pakar hingga para ahli.

"Kira-kira sudah hampir 2 tahun ini berjalan digodok," kata Basarah.

Lebih lanjut, Basarah mengatakan bahwa penyusunan visi-misi dan program capres-cawapres bakal dimatangkan secara kelembagaan lewat forum Rakernas III PDIP.

Setelah dimatangkan di forum Rakernas partai, Basarah menyebut visi-misi dan program ini akan dibicarakan lebih detail bersama dengan partai-partai yang menjalin kerjasama politik dengan PDIP.

"Nanti pada saat yang dianggap sudah pas untuk memutuskan bahwa parpol peserta kerjasama pendukung Pak Ganjar Pranowo itu definitif, barulah visi misi dan programnya akan dibicarakan bersama-sama," demikian Basarah.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya