Berita

Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby/Net

Dunia

AS Kecam Peningkatan Agresivitas Militer China di Indo-Pasifik

SELASA, 06 JUNI 2023 | 12:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perubahan pola militerisasi China belakangan dinilai semakin agresif. Begitu yang dikatakan Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby, dalam sebuah pernyataan pada Senin (5/6).

Pernyataan Kirby dikeluarkan menyusul laporan kapal perang milik Angkatan Laut Pembebasan Rakyat China (PLA) yang hampir menabrak kapal perusak milik AS, USS Chung-Hoon, di sekitar Selat Taiwan akhir pekan lalu.

Kirby mengecam peningkatan agresivitas militer dari Beijing yang lambat laun akan menjadi ancaman serius bagi negara di kawasan Indo Pasifik.


"Tidak akan lama sebelum seseorang akan terluka," kata Kirby, sambil menyoroti masalah penyadapan yang kerap dilakukan China, seperti dimuat Al Arabiya.

Untuk menangani sikap China yang mengkhawatirkan, Kirby menekankan negaranya siap berpartisipasi.

"Kami tidak ke mana-mana. Kami memiliki kebutuhan nyata di sana. kami akan terus memperkuat dan merevitalisasi aliansi dan kemitraan tersebut," tegasnya.

Dalam beberapa minggu terakhir, AS mencatat pergerakan serius dalam militer China. Akhir pekan lalu, kapal perang China tiba-tiba memotong jalan di depan sebuah kapal perusak AS di perairan internasional.

Kemudian dua minggu sebelumnya, pilot pesawat tempur China terbang mendekati sebuah pesawat Angkatan Udara AS. Sebuah yang dinilai mampu memprovokasi dan menciptakan ketegangan lebih lanjut di kawasan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya