Berita

Perdana Menteri Belgia, Alexander De Croo/Net

Dunia

Belgia Tak Terima Senjatanya Digunakan Ukraina untuk Serang Teritori Rusia

SELASA, 06 JUNI 2023 | 11:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ada laporan bahwa senjata Belgia yang dikirim ke Ukraina, telah digunakan oleh pejuang anti-Kremlin di Rusia untuk menyerang bagian dalam Moskow.

Hal itu membuat Perdana Menteri Belgia, Alexander De Croo mempertanyakan komitmen Ukraina terhadap senjata yang seharusnya digunakan untuk bertahan, bukan menyerang.

"Kami meminta Ukraina untuk mengklarifikasi situasinya bagi kami. Aturannya ketat, jelas, senjata kami yang dipasok ke Kyiv adalah untuk (mempertahankan) wilayah mereka," tegas De Croo, seperti dikutip dari The Defense Post pada Selasa (6/6).


Pernyataan PM Belgia muncul sebagai reaksi atas laporan The Washington Post yang menyebutkan bahwa senjata Barat telah digunakan untuk menyerang wilayah Belgorod Rusia.

Laporan yang berasal dari sumber-sumber intelijen AS tersebut mengungkap keterlibatan kelompok pejuang Rusia pro-Ukraina, anti-Kremlin ultra-nasionalis dalam serangan ke dalam Rusia dari wilayah Ukraina.

Dikatakan, mereka menggunakan  empat kendaraan lapis baja yang dipasok oleh Amerika Serikat dan Polandia ke Ukraina dalam serangan bulan lalu.

Kemudian senapan buatan Belgia dan Republik Ceko juga ikut digunakan dalam serangan itu.

Belgia merupakan salah satu anggota NATO yang ikut mengirimkan banyak senjata ke Ukraina. Tetapi dengan tujuan pertahanan diri, bukan penyerangan, seperti yang diberitakan.

Sebab, jika penggunaan senjata dialihkan untuk menyerang wilayah musuh, maka dikhawatirkan eskalasi akan meluas hingga memunculkan Perang Dunia Ketiga. 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya