Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Save the Children: 449 Juta Anak Hidup di Daerah Konflik

MINGGU, 04 JUNI 2023 | 14:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Catatan dari organisasi non-pemerintah Save the Children cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan anak-anak di dunia. Lantaran lebih dari 449 juta anak hidup di daerah konflik per tahun 2021.

Data tersebut dirilis untuk memperingati Hati Internasional Anak-anak Korban Agresi yang dideklarasikan setiap tanggal 4 Juni. Peringatan ini dimulai sejak 1982 untuk anak-anak Palestina dan Lebanon yang terdampak konflik.

Menurut laporan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), hampir 24 ribu pelanggaran serius terhadap anak-anak dalam konflik bersenjata dilaporkan terjadi sepanjang tahun 2021.


Kejahatan paling umum terhadap anak-anak termasuk pembunuhan, mutilasi, perekrutan untuk perang, dan penolakan akses ke bantuan kemanusiaan.

Sebanyak 2.515 anak tewas, sementara 5.555 anak menjadi cacat pada periode yang sama.

Afghanistan, Republik Demokratik Kongo, Israel, Palestina, Somalia, Suriah, dan Yaman termasuk di antara negara-negara dengan kejahatan terhadap anak terbanyak.

Sementara kejahatan penculikan anak naik 20 persen, kasus pelecehan seksual naik lebih dari 20 persen dari tahun sebelumnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya