Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Siap Mediatori Pihak-pihak yang Bertikai di Sudan

KAMIS, 01 JUNI 2023 | 18:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Amerika Serikat bersedia melanjutkan mediasi antara dua pihak yang berikai di Sudan, jika mereka serius menginginkan gencatan senjata.

Hal itu dituturkan Kementerian Luar Negeri AS, setelah militer Sudan memutuskan menangguhkan kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Arab Saudi.

"Begitu pasukan memperjelas dengan tindakan mereka bahwa mereka serius untuk mematuhi gencatan senjata, Amerika Serikat dan Kerajaan Arab Saudi siap untuk memfasilitasi diskusi kembali yang ditangguhkan untuk menemukan solusi yang dinegosiasikan untuk konflik ini," kata kementerian, seperti dikutip dari Barrons News, Kamis (1/6).


Akibat penarikan militer Sudan dari kesepakatan tersebut, pada Rabu (31/5) mereka kembali melancarkan serangan artilerinya ke markas paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF), yang telah dikecam oleh banyak pihak

Melihat serangan tersebut, departemen luar negeri AS mengatakan bahwa serangan itu merupakan pelanggaran serius terhadap kesepakatan gencatan senjata yang telah ditandatangani di Jeddah, Arab Saudi, dan memicu kekhawatiran akan konflik baru yang muncul.

"Pelanggaran ini membuat kami sebagai fasilitator pembicaraan ini mempertanyakan secara serius apakah para pihak siap mengambil tindakan yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban yang telah mereka lakukan atas nama rakyat Sudan," tambah kementerian itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya