Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Bakal Cawe-cawe Pilpres, Takut Jagoannya Kalah Lagi Lawan Anies

KAMIS, 01 JUNI 2023 | 15:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo tengah khawatir jagoannya akan kalah lagi melawan Anies Baswedan, seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kalah saat di Pilgub DKI Jakarta 2017, sehingga mengumumkan bakal cawe-cawe pada Pilpres 2024.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengaku heran dengan sikap Jokowi yang inkonsisten tersebut. Pasalnya, sebelumnya Jokowi mengatakan tidak akan cawe-cawe, namun belakangan ini malah mendeklarasikan akan cawe-cawe dalam pilpres nanti.

"Bisa jadi ada kekhawatiran capres yang didukungnya saat ini akan kalah seperti saat Jokowi dukung Ahok di Pilgub DKI 2017 lalu," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/6).


Padahal menurut Muslim, jika Jokowi serius cawe-cawe, maka melanggar UU Pemilu dan berpotensi dimakzulkan. Apalagi, Jokowi bukan ketua umum partai politik dan bukan kerja gabungan partai sebagaimana amanat UU Pemilu.

"Terlihat ada kegelisahan yang mendalam jika Jokowi tidak turun campur," kata Muslim.

Padahal, Muslim menilai, tidak ada jaminan Jokowi ikut cawe-cawe, jagoannya akan menang di Pilpres 2024.

"Jika Capres yang didukung menang pun Jokowi akan repot, apalagi kalah, lebih tambah runyam lagi," pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya