Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus DBD di Afghanistan, WHO Latih Ratusan Tenaga Medis

SELASA, 23 MEI 2023 | 15:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan terkait lonjakan kasus demam berdarah yang kemungkinan akan terjadi di Afghanistan.

Hal tersebut disampaikan WHO pada Senin (22/5), dengan mengatakan bahwa mereka tengah mempersiapkan tenaga medis untuk mempersiapkan lonjakan kasus di negara yang sedang dilanda krisis ekonomi dan kemanusiaan itu.

“Dengan datangnya musim hujan, kasus DBD bisa meningkat. Kami sedang mempersiapkan petugas kesehatan untuk menangani kasus DBD,” kata WHO.


Seperti dimuat ANI News, Selasa (23/5), WHO baru-baru ini memberikan pelatihan khusus kepada 300 staf medis dari wilayah timur Afghanistan selama tiga hari untuk dapat memerangi demam berdarah berisiko tinggi di negara itu.

“WHO telah melatih 300 dokter, perawat dan teknisi lab dari 18 rumah sakit dan 250 fasilitas kesehatan dari Kunar, Laghman, Nuristan dan Nangarhar,” tambah organisasi tersebut, yang dikutip dari Khaama Press.

Meski mereka telah dibekali dengan pelatihan dari WHO. Namun kelompok medis di Afghanistan mendesak kepada seluruh warga untuk selalu mengadopsi langkah-langkah keamanan yang diperlukan agar terhindar dari gigitan nyamuk untuk menekan kasus demam berdarah.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya