Berita

Kanselir Jerman, Olaf Scholz bertemu anak-anak selama kunjungannya ke sekolah dasar Eigenherd untuk menandai hari proyek Uni Eropa di sekolah, di Kleinmachnow pada Senin, 22 Mei 2023/Net

Dunia

Dibanding Trump, Kanselir Jerman Lebih Menyukai Biden Jadi Presiden AS

SELASA, 23 MEI 2023 | 13:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terpilihnya kembali Presiden AS Joe Biden dalam Pemilu tahun depan, sangat diharapkan oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz.

Hal itu diutarakan langsung oleh Scholz saat berbicara kepada murid-murid di sekolah dasar Eigenherd untuk menandai hari proyek Uni Eropa, di Kleinmachnow, pada Senin (22/5).

Scholz mengatakan dia lebih memilih  Biden sebagai Presiden AS untuk masa jabatan kedua daripada pendahulunya, Donald Trump.


"Saya pikir presiden saat ini lebih baik, jadi saya ingin dia terpilih kembali," kata  Scholz, seperti dimuat Khaleej Times.

Di hadapan para murid, Scholz menuduh Trump cenderung memecah belah dan kepemimpinannya akan berdampak buruk tidak hanya bagi AS, tetapi juga bagi Jerman.

"Jika semua orang saling bertentangan, maka tidak akan ada masa depan yang baik, dan itulah mengapa mantan presiden pasti mendukung perpecahan besar di negara ini," jelasnya.

Pernyataan Scholz tersebut mencerminkan bagaimana hubungan bilateral sering tegang selama masa kepresidenan Trump.

Saat Trump memimpin, Jerman dipimpin oleh Kanselir Angela Merkel dan saat itu Scholz masih menjadi menteri keuangan.

Tetapi ia sudah tau bagaimana perbandingan dua kepemimpinan AS dan dampaknya terhadap Jerman.

Jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan Biden unggul atas calon penantang dari Partai Republik Trump dan Ron DeSantis.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya