Berita

Pelantikan Ipong Hembing sebagai Ketua PITI oleh Ali Mochtar Ngabalin/Ist

Politik

Kembali Dipimpin Ipong Hembing, Ali Ngabalin Berharap PITI Tetap Independen

MINGGU, 21 MEI 2023 | 00:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Terpilihnya kembali Ipong Hembing sebagai Ketua Umum (Ketum) Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) disambut positif seluruh anggota. Ipong dilantik langsung oleh Ketua Dewan Pembina PITI, Ali Mochtar Ngabalin, melalui proses penyerahan bendera pataka.

Ali berharap dengan terpilihnya kembali Ipong, terutama di tahun politik ini, PITI dapat menjadi organisasi yang mengembangkan pesan-pesan negara dan pemerintah untuk kebersamaan di Republik Indonesia. Tak hanya itu, PITI diharapkan dapat mengembangkan aktivitas dakwah dalam membina generasi muda.

"Saya berharap itu tetap ada pada posisinya sebagai organisasi dakwah dan independen. Saya berharap banget, PITI tidak usah secara kelembagaan ke 'kiri' dan ke 'kanan', tidak usah. Tetapi orang-orang PITI boleh berpolitik," kata Ali usai menghadiri Muktamar ke-2 PITI, di Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/5).


Meski demikian, PITI harus dapat menjaga marwah organisasinya, yang merangkul Muslim Tionghoa di Indonesia. Tentunya, agar organisasi ini bisa menghimpun para mualaf-mualaf keturunan Tionghoa dan dapat duduk bersama untuk membicarakan masa depan organisasi dan Indonesia.

"Visinya kan dijaga marwahnya untuk dia tidak boleh ke Timur, ke Barat, tidak penting, tidak perlu, dia harus tetap jaga independensinya agar semua orang merasa memiliki PITI sebagai sebuah organisasi yang besar, itu saya berharap banget," tutur Ali.

Sementara itu, menjelang Pemilu 2024, Ipong mengaku netral. Dia juga akan merangkul seluruh mualaf dan anggota PITI agar nantinya tidak terprovokasi dengan isu sara atau agama.

"Betul, saya sarankan ya supaya kita boleh berbeda-beda politik ya tapi jangan sampai ada keributan, dengan damai aja, nanti kita pendekatan semua pihak untuk mencapai kedamaian. Jangan sampai ada keributan, bagaimana kita ini semua bersaudara, meski partai berbeda-beda, berbeda agama berbeda suku tapi kita semua bersaudara, sama-sama membangun negara ini. Kita netral," ungkap Ipong.

Ipong berharap, semua visi misi PITI dapat dijalankan dengan baik dan sukses. Khususnya dalam segi kemanusiaan.

"Intinya kita semua berbeda suku, berbeda-beda agama, tapi kita bersaudara dalam kemanusiaan. Dalam PITI itu kita semua bersaudara. Tugas kita itu dakwah," kata Ipong.

Dalam Muktamar ke-2 ini, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, turut memberi sambutan melalui videonya yang diputar di sela-sela acara. Bamsoet meyakini PITI sebagai organisasi yang dapat menyatukan aspirasi mualaf dan juga sebagai media dakwah, dapat terus menggaungkan sikap kerukunan dan harmoni bangsa.

"Selamat dan sukses atas penyelenggaraan Muktamar ke-2, saya menyambut baik tema muktamar PITI yakni membangun kesetaraan dan keberagaman dalam Islam rahmatan lil'alamin," kata Bamsoet.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya