Berita

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dalam jumpa pers di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu petang (17/5)/RMOL

Hukum

Surya Paloh Pastikan Nasdem Kooperatif Jika Diusut Aliran Dana Dugaan Korupsi Johnny G Plate

RABU, 17 MEI 2023 | 20:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap kooperatif akan dilakukan Partai Nasdem, khususnya dalam pengusutan aliran dana kasus dugaan korupsi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, yang telah resmi ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dalam jumpa pers di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu petang (17/5).

"Itu bagus. Ini yang memang dikehendaki partai ini," ujar Surya Paloh tegas.


Ia menjelaskan, Partai Nasdem memegang prinsip penegakan hukum yang transparan. Sehingga, dipastikan partai dengan tagline restorasi perubahan ini akan mengikuti proses hukum yang berjalan.

"Partai ini menginginkan transparansi yang seutuhnya. Sekali lagi saya katakan. Transparansi yang seutuhnya. Periksa seluruh kemungkinan dari ujung kiri ke ujung kanan," katanya.

Maka dari itu, Surya Paloh membuka pintu selebar-lebarnya untuk pengusutan kasus Johnny Plate oleh Kejaksaan Agung.

"Dengan kemampuan profesionalisme Kejaksaan Agung kita yang bebas juga dari intervensi siapapun dan juga kepentingan politik manapun, kenapa kita tidak berikan dukungan sepenuhnya," ucapnya.

Bagi Surya Paloh, Nasdem akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk menuntaskan kasus rasuah yang diduga melibatkan Johnny G Plate.

"Kalau enggak sia-sialah kita untuk memperjuangkan suatu misi besar membawa kemajuan bangsa dan negara," tambah Surya Paloh.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya