Berita

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev/Net

Dunia

Medvedev: Rusia Harus Bekerja Aktif untuk Mandiri Secara Teknologi

RABU, 17 MEI 2023 | 15:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun kaya akan gas dan minyak, harus diakui bahwa Rusia masih cukup bergantung secara teknologi.

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menegaskan, sudah waktunya Rusia bekerja secara aktif dan mandiri agar bisa meninggalkan negara-negara yang 'tidak ramah' itu, yang selama ini menjadi sumber teknologi Rusia.

“Terlepas dari hasil yang telah dicapai, ketergantungan kita pada teknologi asing secara umum masih cukup terlihat. Sebagian besar, perusahaan-perusahaan ini berasal dari negara-negara yang kurang bersahabat dengan kita, dari negara-negara yang telah memberlakukan blokade teknologi terhadap kita,” kata Medvedev pada Selasa (16/5), seperti dikutip dari TASS.


“Sangat penting bagi kami untuk bekerja secara aktif mengganti peralatan asing dengan peralatan domestik yang setara,” tambahnya.

Berbicara di depan presidium Dewan Kepresidenan untuk Sains dan Pendidikan, Medvedev meminta para pesertanya untuk membahas "langkah-langkah tambahan yang mungkin diperlukan untuk mencapai kemandirian teknologi," termasuk yang terkait dengan pembiayaan, regulasi, dan tanggung jawab.

Di tengah kondisi tekanan sanksi, Rusia perlu melanjutkan pekerjaan mengganti peralatan asing dengan peralatan domestik berkualitas tinggi yang setara, menurutnya.

"Tujuan utamanya adalah memenuhi kebutuhan sains di area paling kritis dalam jangka waktu sesingkat mungkin,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya