Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Prabowo Bisa Kembali Menarik Pemilih Lama jika Gandeng Airlangga

SABTU, 13 MEI 2023 | 08:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ada PR besar yang wajib diatasi Prabowo Subianto jika ingin kembali bertarung di pemilihan presiden mendatang, yaitu mengembalikan kepercayaan pemilih yang sempat mendukungnya di Pilpres 2019 silam.

"Prabowo perlu mencari narasi politik yang tepat untuk memenangkan kembali pemilih yang dulu mendukungnya," kata Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (13/5).

Mengamati dinamika politik sekarang ini, Jerry menilai figur politik yang tepat mendampingi Prabowo adalah Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.


"Harapan saya Gerindra dan Golkar menyatu dan memasangkan Prabowo-Airlangga sebagai capres dan cawapres," katanya.

Airlangga bisa mendongkrak suara Prabowo yang sudah ditinggal pemilih loyalisnya di 2019. Figur kompeten seperti Airlangga kini menjadi daya tarik baru di saat pemimpin populis sudah tidak laku lagi.

"Saat ini, menjadi pemimpin populis tidak lagi efektif dan sulit untuk memenangkan pemilihan hanya dengan citra dan branding yang baik. Politikus bisa kehilangan popularitas mereka dengan mudah," ucapnya.

Maka dari itu, Jerry meyakini Prabowo bisa menggaet Airlangga dan Golkar untuk menghadapi kontestasi Pilpres 2024 bersama Gerindra dan PKB yang sudah membangun Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

"Akan menarik perpaduan keduanya, ibarat bapak dan anak yang saling mengisi," demikian Jerry menambahkan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya