Berita

Presiden Joko Widodo ketika membuka KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 10 Mei 2023/Net

Dunia

Buka KTT, Jokowi: Apakah ASEAN Hanya akan jadi Penonton?

RABU, 10 MEI 2023 | 09:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Joko Widodo secara resmi telah membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Rabu pagi (10/5).

Dalam pidato pembukaannya, Jokowi menyoroti kondisi ekonomi global yang belum pulih, dengan dinamika dunia yang semakin tidak terprediksi dan rivalitas yang semakin tajam.

"Menjadi pertanyaan, apakah ASEAN hanya akan menjadi penonton? Apakah ASEAN hanya akan diam? Apakah ASEAN mampu menjadi motor perdamaian dan pertumbuhan?" tanya Jokowi.


"Saya yakin kita semuanya percaya ASEAN bisa, asalkan satu kuncinya, persatuan," imbuh presiden.

Jokowi mengatakan, ASEAN akan mampu menjadi pemain sentral dalam membawa perdamaian dan pertumbuhan dengan persatuan. Terlebih ASEAN merupakan epicentrum of growth, di mana ekonomi di atas rata-rata dunia, bonus demogradi, dan kestabilan kawasan.

Untuk itu, ia mendorong agar ASEAN dapat memperkuat integritas ekonomi, mempercepat kerja sama inklusif, dan memperkokoh arsitektur kesehatan, pangan, energi, hingga stabilitas keuangan.

"Mari bekerja keras menjadikan ASEAN Matters: Epicentrum of Growth. Dengan ini saya nyatakan KTT ke-42 ASEAN dibuka," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya