Berita

Pengamat politik Adi Prayitno/Net

Politik

Adi Prayitno: Jadi Ketum Parpol Tak Jamin Bisa Rebut Hati Pemilih

SELASA, 09 MEI 2023 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menempati posisi sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Politik (Parpol) bukan jaminan bakal dipilih rakyat sebagai calon presiden alias capres.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, rakyat tidak terlalu peduli capres yang maju apakah menjabat ketua partai, sebatas petugas partai atau bahkan tidak punya partai.

"Taunya calon itu disukai, dicintai dan dipilih di TPS," kata Adi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/5).


Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu menegaskan, pemilihan presiden adalah urusan kalah dan menang.

Sehingga diperlukan strategi politik yang jitu untuk merebut hati rakyat. Bagaimana sosok tersebut dapat meyakinkan pemilih untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) dan memilihnya.

"Jadi agak sulit sebenernya untuk menjelaskan apakah ketua umum dan bukan ketua umum Partai itu bisa menjamin untuk meyakinkan pemilih," pungkas Adi Prayitno.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya