Berita

Meruorah Komodo Labuan Bajo/Net

Nusantara

Sambut KTT ASEAN, Pemprov NTT Optimalkan Pembangunan

SABTU, 06 MEI 2023 | 11:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo turut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui optimalisasi pembangunan hingga menjaga kondusivitas masyarakat.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, pihaknya akan meningkatkan kerja dan kolaborasi demi bisa mengatasi seluruh kondisi sulit di wilayahnya.

“Dibutuhkan kerja keras dan kolaborasi yang positif sehingga kita mampu melakukan terobosan agar produktivitas dan seluruh program-program kerja dilakukan dengan baik," kata Gubernur Viktor kepada wartawan, Sabtu (6/5).


Salah satu yang perlu digenjot adalah sektor pendidikan. Gubernur Viktor mengakui, secara statistik pendidikan di NTT masih tertinggal dengan provinsi lain di Indonesia.

"Oleh karena itu, kita membutuhkan effort atau kerja keras untuk mengejar ketertinggalan itu," ucap Viktor.

Di sisi lain, Gubernur Viktor mengajak seluruh pihak turut terlibat berkolaborasi untuk membangun pendidikan. Sebab jika pembangunan pendidikan hanya dilakukan Dinas Pendidikan, kata dia, tidak akan cukup.

"Kita membutuhkan keterlibatan dari instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Perternakan dan Perikanan,” katanya.

NTT, kata dia, terus meningkatkan sektor pendidikan dengan menyerahkan Dana Pendidikan yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU). Dana Pendidikan yang diserahkan tersebut senilai Rp 9.648.848.000 untuk 13 SMA dan SMK di Kabupaten Malaka.

Tidak hanya itu, Gubernur NTT juga menyerahkan bantuan sistem penyediaan air minum (SPAM) senilai Rp 2.165.379.674 yang diserahkan oleh Bupati Malaka, Simon Nahak kepada Direktur SPAM.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya