Berita

Enam ketum parpol yang dikumpulkan Jokowi di Istana Negara/Net

Politik

Gara-gara Jokowi Kumpulkan 6 Ketum Parpol di Istana, Pilpres 2024 Dinilai Tak Demokratis

KAMIS, 04 MEI 2023 | 21:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dikumpulkannya enam ketua umum partai politik (parpol) koalisi pemerintah oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, pada Selasa lalu (2/5), membuat publik ragu pelaksanaan Pilpres 2024 berlangsung demokratis.

Dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo, Efriza menilai, perlakuan Jokowi mengundang ketum-ketum parpol ke istana sarat muatan poilitik.

“Pemerintah yang semestinya netral dan membantu penyelenggaraan pilpres malah terlibat mengatur peta politik koalisi,” ujuar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/5).


Meski para ketum parpol yang hadir mengklaim pertemuan yang dilakukan bersama Jokowi membicarakan soal keberlanjutan pemerintahan, Efriza justru menduga ada pembicaraan soal figur yanag akan diusung di Pilpres 2024 mendatang.

“Mungkin mengupayakan mendesain pasangan capres-cawapres yang akan bertanding di Pilpres 2024 mendatang,” tuturnya.

Oleh karena itu, pengamat politik Citra Institute ini menilai, ada ketidakwajaran yang dipertontonkan pihak penguasa menuju pelaksanaan Pilpres 2024 mendantang.

“Pilpres kali ini adalah pilpres yang berlangsung dalam suasana tidak sepenuhnya demokratis.,” demikian Efriza menambahkan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya