Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Organisasi Relawan Jokowi Solidaritas Merah-Putih (Solmet) Silfester Matutina/Net

Politik

Tunggu Komando Jokowi, Relawan Solmet Pastikan Dukung Capres Bukan Agen Oligarki

KAMIS, 04 MEI 2023 | 20:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Fokus pada penguatan struktur, menjadi alasan Relawan Jokowi Solidaritas Merah-Putih (Solmet) belum memutuskan figur yang akan didukung pada Pilpres 2024.

Sejauh ini, Ketua Umum Organisasi Relawan Jokowi Solidaritas Merah-Putih (Solmet) Silfester Matutina menyampaikan, dia sudah mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh pengurus Solmet.

"Hasil rapat koordinasi itu, kami terlebih dahulu fokus penguatan struktur dan kerja untuk kesejahteraan anggota," ujar Silfester dalam keterangan tertulis, Kamis (5/4).


Secara umum, kata dia, Solmet akan mendukung capres dengan rekam jejak, visi misi, dan integritas yang hebat. Serta tidak sombong kepada rakyat dan mampu mengambil keputusan strategis.

"Bukan agen oligarki politik dan ekonomi, serta setia terhadap NKRI sebagaimana sosok Presiden Jokowi," sambungnya.

Terpenting, katanya lagi, capres yang akan didukung akan tegak lurus dengan komando dari Presiden Joko Widodo.

"Kita menunggu komando Pak Jokowi, dan kita yakin capres yang digadang Presiden Jokowi akan tampil sebagai pemenang pada 2024 nanti," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya