Berita

Penyanyi asal Afrika Selatan, Pretty Yende yang akan menyanyi di penobatan Raja Inggris pada 6 Mei mendatang/Net

Dunia

Perdana, Penyanyi Afrika akan Tampil Solo di Penobatan Raja Inggris

KAMIS, 04 MEI 2023 | 09:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Kerajaan Inggris, seorang penyanyi asal Afrika diundang tampil solo di penobatan Raja Charles III pada 6 Mei mendatang.

Ia adalah Pretty Yende, penyanyi perempuan 38 tahun asal Afrika Selatan. Yende mendapat kesempatan emas untuk menyanyikan karya komposer Inggris Sarah Class di depan puluhan juta pemirsa televisi Inggris.

Dalam satu dekade terakhir, Yende banyak digemari karena telah tampil di beberapa gedung opera terbesar di dunia, dari Gedung Opera Metropolitan hingga Opera Paris, melalui La Scala di Milan.


Mengutip African News pada Kamis (4/5), Yende lahir pada tahun 1985 di sebuah kotapraja di Piet Retief, sebuah kota di timur Afrika Selatan yang saat itu masih berada di bawah kekuasaan apartheid.

Penyanyi Afrika itu masih tidak percaya dia diundang untuk bernyanyi pada penobatan Charles III.

Raja Inggris yang akan dilantik tersebut tahun lalu pernah mendengar Yende bernyanyi di Kastil Windsor  ketika ia masih menjadi Pangeran Wales.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya