Berita

Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsy/RMOL

Politik

Peluang Airlangga jadi Cawapres Anies, PKS: Sangat Mungkin Terjadi

SENIN, 01 MEI 2023 | 14:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka kemungkinan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto diduetkan dengan bakal calon wakil presiden (bacawapres) untuk bakal calon presiden Anies Baswedan pada Pemilu 2024.

“Sangat mungkin terjadi,” kata Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsy kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (1/5).

Namun begitu, Aboe menyebut pihaknya masih terus mengkomunikasikan hal tersebut. Sebab, kondisi politik menjelang Pemilu 2024 masih sangat dinamis.


“Itu dalam posisi pembicaraan yang masih panjang, yang namanya politik sangat dinamis dan berkembang siapa dengan siapa itu tergantung pendekatan dan situasi politik terakhir,” tutur anggota Komisi III DPR RI fraksi PKS itu.

Lebih jauh, Aboe menegaskan upaya politik yang terus dilakukan PKS saat ini tetap memenangkan partai dan Anies Baswedan pada kontestasi demokrasi lima tahunan.

“Itu yang PKS lakukan, PKS saat ini tetap dalam posisi menjaga hubungan koalisi yang sudah berjalan baik dan berusaha memenangkan PKS dan Anies,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bicara soal kemungkinan Golkar bergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Perbaikan, yang dimotori Demokrat, PKS, dan Nasdem.

Hal itu, disampaikan AHY, usai mendampingi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

AHY hanya normatif saja menjawab ketika ditanya apakah ada kemungkinan Golkar dan Demokrat berkoalisi pasca bertemu. Menurutnya, semua kemungkinan masih bisa terjadi.

"Kemudian kalau ditanya tadi, apakah kemudian bisa saling bergabung? Semua sangat mungkin kalau tujuannya baik dan bersama-sama kita ingin melakukan perubahan," kata AHY usai pertemuan di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/4).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya