Berita

Ganjar Pranowo dan YAqut Cholil Qoumas/Net

Politik

PPP Usung Ganjar Sebagai Capres, GMPI Usul Gus Yaqut jadi Cawapres

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 09:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sebagai salah satu badan otonom Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) mengusulkan Yaqut Cholil Qoumas untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Ganjar Pranowo.

Usulan itu disampaikan GMPI, setelah PPP resmi memutuskan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilu 2024, melalui Rapimnas V yang digelar di Yogyakarta.

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GMPI Badi Zamanil Masnur mengatakan, dari aspek kesejarahan politik perpaduan antara nasionalis-Islam tradisonalis selalu memenangkan kontestasi.


Atas alasan itu, kata Badi, Ganjar yang seorang nasionalis tepat jika berpasangan dengan Gus Yaqut yang merupakan tokoh Nahdlatul Ulama.

Memang, kata dia, saat ini ada sejumlah tokoh NU yang disebut-sebut punya kans sebagai pendamping Ganjar. Mereka adalah Khofifah Indarparawansa, Mahfud MD, Yahya Cholil Tsaquf, Yaqut Cholil Qoumas, dan Said Aqil Siradj.

"Dari deretan nama-nama tersebut, sosok Yaqut Cholil Qoumas punya peluang paling besar," kata Badi kepada wartawan, Kamis (27/4).

Menurut Badi, banyak tokoh yang disebut-sebut oleh pengamat politik, survei politik, maupun diliput media yang digadang-gadang sebagai Cawapres pendamping Ganjar. Bahkan, partai politik dalam safarinya juga menggadang-gadang tokoh tertentu.

Dikatakannya, Gus Yaqut merupakan tokoh muda yang layak menjadi nominator bakal cawapres pendamping Ganjar. Adik Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf ini dinilainya bisa menggaet pemilih dari kalangan generasi milenial dan generasi Z.

Menurut studi CSIS tahun 2022 lalu, Pemilu 2024 akan didominasi oleh kaum generasi Z dan milenial yang rentang usianya 17-39 tahun (hampir 60%).

Antara PPP dengan NU, kata Badi, tidaklah asing satu sama lain dan bahkan saling mengikat. PPP dilahirkan oleh NU dan Gus Yaqut kini memimpin Gerakan Pemuda Ansor, salah satu badan otonom NU.

"Gus Yaqut sebagai tokoh muda NU, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor saat ini sanggup memimpin 10 juta Banser. Ansor dan Banser kini sanggup mengambil posisi tegas terdepan mengawal NKRI," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya