Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat/Ist

Presisi

Tinjau Stasiun Senen, Kapolri Ajak Warga Mudik Naik Kereta Api

RABU, 19 APRIL 2023 | 21:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelayanan dan pengamanan arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (19/4).

Dalam peninjauan tersebut Sigit didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Umum TNI Letjen Bambang Ismawan serta jajaran Direksi KAI.

"Kita sengaja datang untuk melihat langsung bagaimana proses pelayanan mudik dari kereta api yang khususnya ada di Stasiun Pasar Senen," kata Sigit.


Berdasar pada data yang ada, Sigit menyebut di tengah momen arus mudik saat ini, terjadi peningkatan penumpang sekitar 19.900 pada hari ini. Sedangkan jumlah pemudik pada hari  kemarin sebanyak 20.000 orang.

"Dan hari ini kemungkinan akan terus bertahan dan mungkin bisa naik sampai dengan H+2," ujar Sigit.

Berangkat dari data tersebut, Sigit sempat berbincang dengan beberapa penumpang yang hendak mudik.

Berdasarkan dialognya dengan pemudik, Sigit memaparkan bahwa, moda transportasi kereta api merupakan salah satu yang menjadi favorit masyarakat untuk pulang kampung.

"Tentunya kita melihat dari sisi pelayanan kemudian ruang tunggu dan juga kita tanyakan langsung ke masyarakat yang memilih gunakan  kereta api dan ini menjadi salah satu pilihan favorit. Karena menurut masyarakat yang pertama adalah tepat waktu, yang kedua bersih dan ketiga tentunya lebih aman," ujar Sigit.

Oleh karenanya, Sigit juga menganjurkan kepada seluruh masyarakat yang ingin mudik, dapat memilih kereta api sebagai opsi pertama untuk melakukan perjalanan mudik.

"Dan tentunya ini menjadi pilihan yang kita anjurkan. Jadi kita imbau kepada masyarakat yang mungkin saat ini belum pulang, moda kereta api bisa menjadi salah satu alternatif pilihan karena memang dari segi keamanan, ketepatan waktu, kenyamanan, itu sangat baik," ucap Sigit.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya