Berita

Pilot Susi Air yang ditawan KST Papua/Net

Pertahanan

Selain 6 Gugur, 9 Prajurit TNI Dilaporkan Telah Ditawan KST Papua

MINGGU, 16 APRIL 2023 | 13:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kabar prajurit TNI Yonif R 321/GT yang bertugas melakukan Operasi SAR pilot Susi Air diserang Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua dibenarkan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman. Penyerangan terjadi di wilayah Mugi-Mam Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

“Benar prajurit TNI dari Satgas Yonif R 321/GT yang bertugas di wilayah Mugi-Mam Kabupaten Nduga diserang dan ditembak oleh gerombolan KST pada Sabtu (15/4) pukul 16.30 WIT,” jelas Kapendam, Kol Kav Herman Taryaman kepada wartawan, Minggu (16/4).

Namun demikian, dia masih belum mau mengonfirmasi apakah benar ada enam orang prajurit yang gugur dalam serangan tersebut.


“Sampai saat ini masih dilaksanakan pemantauan, namun karena cuaca hujan dan berkabut, sehingga belum bisa berkomunikasi dengan aparat keamanan yang berada di lokasi tersebut. Demikian pula upaya-upaya memberikan bantuan dan evakuasi tetap dilaksanakan,” tambahnya.

Di satu sisi, jurubicara Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sembom mengatakan bahwa ada 9 orang yang meninggal dalam insiden tersebut. Pihaknya juga merampas sebanyak 9 pucuk senjata TNI.

Sementara itu, berdasar laporan internal yang ditujukan kepada Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmum, yang dilanjutkan kepada Kasdivif 1 Kostrad, Irdivif 1 Kostrad dan Asintel dan Asops Kasdivif 1 Kostrad, dijelaskan bahwa Tim Gabungan Satgas Yonif R 321/GT dan Kopassus, diserang pada Sabtu (15/4) pukul 16.30 WIT.

Penyerangan terhadap Tim Badak 1, Badak 3, Candraca 2, dan Candraca 11 terjadi di Pos Mugi saat dilakukan pembersihan daerah di Wilayah Mugi-Mam Kompleks.

Serangan ini menyasar 36 prajurit yang terdiri dari 20 orang Yonif Raider 321/GT dan 16 orang anggota Kopassus. Serangan membuat  9 orang diduga tertangkap KST Papua dan 6 orang meninggal dunia, sementara 21 orang belum diketahui nasibnya.

“Jumlah kerugian belum dipastikan dikarenakan komunikasi dengan Tim depan masih terputus,” demikian bunyi laporan tersebut.

Adapun informasi tentang 9 orang personil TNI ditawan oleh KST Papua didapatkan dari HT Channel KST Papua di Pos Mugi. Di mana dalam komunikasi HT terdengar pernyataan, “Ini 9 orang teman mu mau diambil atau tidak?”.

Sedangkan proses evakuasi belum dapat dilakukan dikarenakan cuaca hujan dan kabut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya