Berita

Pengusaha Mahendra Dito S alias Dito Mahendra usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Hukum

Pakar Hukum Dukung Kabareskrim Segera Tangkap Mahendra Dito

JUMAT, 14 APRIL 2023 | 19:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perintah tegas Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto untuk menangkap pengusaha Mahendra Dito S alias Dito Mahendra atas kepemilikan senjata api patut diapresiasi.

Penangkapan tersebut terkait kepemilikan senjata api ilegal. Dito Mahendra sendiri sudah dipanggil sebanyak dua kali oleh Bareskrim, namun selalu mangkir.

“Kalau memang (senjatanya) tidak ada izin, ya diproses hukum. Ketegasan itu dilandasi kedisiplinan menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai peraturan perundang-undangan,” kata Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar kepada wartawan, Jumat (14/4).


Ketegasan Kabareskrim tersebut patut menjadi contoh bagi jajaran Korps Bhayangkara yang nantinya menjadi pemimpin di masa depan.

“Kita berharap generasi baru Polri mulai berpikir modern, membawa Polri menjadi polisi modern yang efektif,” jelas Abdul Fickar.

Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto telah memerintahkan Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro untuk menangkap Mahendra Dito.

Dittipidum Bareskrim Polri sendiri telah memastikan temuan sembilan dari 15 pucuk senjata api dari penyidik KPK di rumah Dito tanpa dokumen izin kepemilikan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya