Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jerman Izinkan Pengiriman Jet Tempur MiG-29 ke Ukraina

JUMAT, 14 APRIL 2023 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Permintaan Polandia untuk mentransfer lima jet tempur MiG-29 rancangan Soviet ke Ukraina akhirnya mendapat persetujuan dari Pemerintah Jerman pada Kamis (13/4).

Izin dari Jerman diperlukan karena Jerman dulunya memiliki pesawat MiG-29 rancangan Soviet, yang merupakan bagian dari armada militer komunis Jerman Timur.

“Saya menyambut baik fakta bahwa kami di pemerintah federal telah mencapai keputusan ini bersama-sama,” kata Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius, seperti dikutip dari The National, Jumat (14/4).


Permintaan Polandia menunjukkan bahwa banyak orang yang bisa mengandalkan Jerman, menurutnya.

Polandia menjadi salah satu negara anggota NATO pertama yang mengusulkan pengiriman jet tempur ke Ukraina.

Ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunjungi Warsawa seminggu yang lalu, Presiden Polandia Andrzej Duda mengatakan negaranya telah menyediakan empat jet MiG-29 ke Ukraina, dan 10 lainnya sedang dalam berbagai tahap disiapkan untuk penyerahan.

Jerman mewarisi 24 jet MiG-29 dari Jerman Timur selama reunifikasi pada tahun 1990. Pada saat itu, pesawat tersebut dipandang sebagai salah satu jet tempur paling canggih di dunia.

Pada tahun 2004, Berlin menyerahkan 22 di antaranya ke Polandia. Dari dua jet yang tersisa, satu hancur dalam kecelakaan dan satu dipamerkan di museum.

Ukraina, yang berharap untuk melancarkan serangan balasan dalam beberapa minggu atau bulan mendatang, ingin mengamankan jet tempur untuk mempertahankan diri dari serangan udara.

Negara-negara Barat sejauh ini enggan mengirim jet tempur canggih seperti F-16 ke Kyiv, tetapi beberapa negara telah turun tangan untuk mengirim jet MiG-29 tua yang sudah digunakan Ukraina.

Slovakia misalnya, yang telah menjanjikan MiG-29 ke Ukraina. Negara itu mengirimkan empat jet pada akhir Maret dan telah menjanjikan total sebanyak 13 pesawat.

Angkatan udara Ukraina sudah sangat akrab dengan MiG-29 dan dapat langsung menggunakan pesawat tersebut.

Selama berbulan-bulan Zelensky berupaya melobi pendukung Barat untuk menyediakan jet tempur, sistem pertahanan antipesawat, serta peralatan dan amunisi lainnya.

“Kami sangat menantikan pengiriman senjata yang dijanjikan oleh mitra kami. Kami membawa kemenangan sedekat mungkin," kata Zelensky, Kamis.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya