Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Tangkap Tangan di Semarang dan Jakarta, Firli Bahuri: Ratusan Juta Rupiah dan Puluhan Ribu Dolar AS Disita

RABU, 12 APRIL 2023 | 14:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan uang ratusan juta rupiah dan puluhan ribu dolar Amerika Serikat (AS) dalam kegiatan tangkap tangan di Semarang, Jawa Tengah dan di Jakarta sejak Selasa siang (10/4).

Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan, dalam kegiatan tangkap tangan itu, KPK menangkap lima orang di Semarang, dan tiga orang di Jakarta.

"Berhasil disita ratusan jutaan rupiah dan ada juga puluhan ribu US Dollar," ujar Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu siang (12/4).


Firli memastikan, KPK akan mengungkapkan hasil kegiatan tangkap tangan ini kepada publik setelah dilakukan gelar perkara untuk menentukan status para pihak yang terjaring tangkap tangan.

"Nanti disampaikan setelah expose," pungkas Firli.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, empat orang yang terjaring tangkap tangan KPK di Semarang, Jawa Tengah telah tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (12/4) sekitar pukul 06.02 WIB.

Salah satu dari empat orang yang dibawa ke KPK itu, adalah Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang, Putu Sumarjaya.

"Antara lain Kepala BTP Semarang, pejabat PPK dan swasta," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu pagi (12/4).

Ali menjelaskan, dalam kegiatan tangkap tangan yang dilakukan di Semarang dan Jakarta pada, KPK juga mengamankan sejumlah uang.

"Uang yang diamankan sebagai bukti dalam bentuk rupiah dan mata uang asing," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (11/4).

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya